Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Welcome
image

hunting

phone 0283340963 / fax 0283340962


Jogjakarta 087861968001 Klaten 081266151777
Purwodadi 081325776787 Wonosobo 81327688305
Pemalang 085842086405 Tegal 085842853934
Brebes 087830491078 Subang 081250019336
Bogor 0251 3054089
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Arsip

SLINK
Pengunjung
Admin
Padi Organik

Budidaya Bawang Merah

image

Di dalam tanah terdapat mahlk kecil yang dinamakan mikro organisme yang menghancurkan sisa-sisa mahluk hidup dari hewan atau tumbuhan. Hasil penghancuran itu menjadi makanan bagi tumbuh-tumbuhan dan selanjutnya membentuk rantai makanan yang tidak pernah berhenti (daur ulang alami).

Setelah manusia menemukan pupuk kimia untuk menyuburkan tanaman dan DDT untuk melindungi dari serangan hama, berkembanglah pemakaian pestisida untuk memberantas hama dan penyakit tanaman. Penggunaan pupuk kimia yang terus menerus menyebabkan penurunan jumlah bahan organik tanah, PH tanah menurun, tanah menjadi kecut (masam), ditambah pemakaian pestisida yang berakibat matinya mikro organisme di dalam tanah, sehingga tanah menjadi mati/bantat.

Dengan terjadinya krisis, pupuk menjadi mahal bahkan ada yang naik 3 kali llipat sehingga petani tidak mampu membelinya. Biaya untuk bertanam menjadi semakin tinggi sedangkan hasilnya makin berkurang. Kerugian selalu terjadi sehingga membuat petani harus mementukan pilihan jalan keluar.

Kami Dari Biofarm Laboratoris menawarkan Teknologi Pupuk cair Organik Berkualitas, berbasis bahan Alami dengan Harga yang sangat terjangkau .

Menanam Bawang Merah Secara Organik

1. Tanah dicangkul agak dalam dan rumputnya diambil  selanjutnya digulut dengan lebar 80 cm.

2. Guludan ditaburi pupuk organik padat  yang sudah matang ( Misal : Pupuk Kascing Mekar Sejahtera )

3. Pupuk Kascing ditutup dengan tanah dan permukaan guludan dibuat rata. Pada musim penghujan permukaan guludan dibuat agak lebih tinggi agar tidak terendam air hujan. Tinggi guludan pada musim kemarau 30 cm dan musim hujan 40 cm.

Setelah guludan terbentuk,  semprot diatas guludan dengan Pupuk Supra A Biofarm dengan Dosis 10 tutup per tangki 14 liter, bertujuan supaya asam humat & vulvat  alami yang terkandung dalam Supra A Biofarm dapat mengurai residu tanah sekaligus mereklamasinya secara bertahap, karena aplikasi kimia yang berlebihan pada waktu tanam sebelumnya.

4. Bibit yang sudah siap kemudian dipotong ujung atasnya ( bertujuan untuk membantu memecah dormasi pada tanaman/supaya pertumbuhan tunas tidak terhambat ) Kemudian bibit direndam dalam air yang telah dicampurkan Pupuk Supra A Biofam dengan perbandingan 2 liter air 1 tutup botol (10 ml) selama kurang lebih 1-2 jam,

Hal ini bertujuan:

a. Nutrisi umum (unsur makro mikro ) dan nutrisi khusus yang bersifat penguat (Boster Tanaman ) dapat masuk ke  dalam benih  sehingga benih lebih sehat dan tahan penyakit.

b. Hormon yang terkandung dalam pupuk dapat membantu mempercepat pertumbuhan tunas (pecah dorman)

c. Bau Khas yang menyengat dari Pupuk Supra A Biofarm dapat mengusir hama yang berasal dari tanah.

Setelah perendaman benih ditanam pada guludan (diponjo) dengan jarak 20 cm.

5. Tahap selanjutnya Perawatan :

a. Penyemprotan Rutin dengan Pupuk Supra A Biofarm ( dengan jarak Aplikasi per (7) tujuh hari dari awal tanam sampai usia kurang lebih 30 hari). Aplikasi penyemprotan dilakukan pada waktu pagi hari sebelum jam 9.00 WIB dan setelah Jam 15.00 WIB. ( penyemprotan dilakukan pada, sekitar perakaran, batang dan daun )

b. Bila Diperlukan dapat ditambahkan pupuk kimia Makro (UREA, TSP, ZA, KCL, ataupun NPK ) dengan masing-masing 50 % dari dosis yang biasa diapliksikan.

c. Penyiangan rutin, menggemburkan tanah dan menguruk tanaman tipis-tipis sesuai dengan pertumbuhan tanaman.

6. Pemberantasan hama:

a. Bila terjadi serangan ringan dapat ditambahkan Biofarm BioPestisida dengan Dosis 1/5 sache t dan dicampurkan dengan Pupuk Supra A Biofarm dengan dosis 8-10 tutup per tangki 14 liter semprotkan kesekitar perakakaran, batang dan daun.

b. Bila terjadi serangan sedang dapat ditambahkan Biofarm BioPestisida dengan Dosis 1 sachet dan dicampurkan dengan Pupuk Supra A Biofarm dengan dosis 8-10 tutup per tangki 14 liter semprotkan kesekitar perakakaran, batang dan daun.

a. Bila terjadi serangan  berat dapat ditambahkan Biofarm BioPestisida dengan Dosis 1 sachet dan dicampurkan dengan Pupuk Supra A Biofarm dengan dosis 8-10 tutup per tangki 14 liter Plus Pestisida Kimia dengan Dosis 50% dari anjuran produknya,semprotkan kesekitar perakakaran, batang dan daun.

7. Setelah cukup umur tanaman dicabut, diikat dan selanjutnya disiger.

Hasil yang Diperoleh

1. Penanaman pada waktu musim kemarau (dengan disiram), dengan bibit sebanyak 15 kg menghasilkan panen sebanyak 60 kg.

2. Penanaman pada musim hujan, dengan bibit sebanyak 50 kg menghasilkan panen sebanyak 200 kg.

Kesimpulan

Bertani dengan sistem Ramah lingkungan Maka Hasil yang didapatkan akan sngat bermanfaat ( Hasil yang berkualitas bagus & Tanah  menjadi lebih subur).Dengan sistem pertanian organik biaya yang dikeluarkan lebih efisien, pengerjaan tanah mudah karena gembur. Sudah waktunya petani beralih sistem ramah lingkungan, Hijrah meninggalkan sistem konvensional yang merugi dan merusak lingkungan, dengan sistem pertanian organik yang lestari.

Fri, 13 Aug 2010 @23:50


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Biofarm laboratoris & sitekno · All Rights Reserved